Iklan VIP

Kamis, 23 September 2021, 17:52 WIB
Last Updated 2021-10-09T10:53:23Z
Jember

Peringati Hari Tani Nasional, Bupati Jember Larang Alihfungsi Lahan Produktif


Peduli Rakyat News | Jember,- Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menghadiri acara peringatan Hari Tani Nasional 2021 yang dilaksanakan di Aula PB. Sudirman Gedung Pemkab Jember, Kamis (23/09/2021). Acara peringatan hari tani tersebut dihadiri oleh para petani yang tergabung dalam Serikat Tani Independen (Sekti) Jember, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jember serta Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember secara luring dan daring.


Bupati Hendy menyampaikan, peran petani sangat strategis dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia. Oleh karenanya dia menyatakan Pemkab Jember siap mendukung bagi kemajuan para petani.


“Terlebih Kabupaten Jember potensi pertaniannya sangat besar, 70 persennya petani, dan ini harus terkelola dengan baik dan benar, Pemkab Jember siap mendukung kemajuan para petani,” ungkap Bupati Hendy.


Namun memang kondisi terakhir ini adanya pandemi Covid-19 menyebabkan seluruh sektor turut terdampak, namun untuk pertanian dampaknya tidak terlalu berat. Dia menyatakan, hasil pertanian di Jember seperti padi, kopi, tembakau masih bagus kualitasnya.


“Selamat memperingati Hari Tani Nasional, semoga pertanian kita semakin maju,wes wayahe petani makmur dan sejahtera,” ucap Bupati Hendy Siswanto di depan para petani yang hadir.


Dalam acara tersebut, Bupati Hendy berpesan para petani jangan menjual gabah, tetapi juallah beras karena ada nilai tambah sehingga harga lebih tinggi. Dia juga akan menjaga kestabilan harga bagi hasil produksi para petani.


Dia berterimakasih atas sumbangsih petani dalam memajukan negeri, turut menjaga pertahanan pangan rakyat Indonesia. Bupati Hendy bertekad untuk mengembalikan hak bagi setiap warga Jember sesuai peraturan yang ada. Oleh karena itu, dia menegaskan di Kabupaten Jember tidak boleh ada alih fungsi lahan produktif di Jember.


“Tidak kami beri ijin bagi alih fungsi lahan produktif, itu sudah ada aturannya dan apabila memang ada akan kami tertibkan,” pungkas Bupati. (*)