Iklan VIP

Senin, 02 Agustus 2021, 09:47 WIB
Last Updated 2021-08-25T02:48:07Z
Jember

Bupati Jember Cek Pusat Isolasi Terpadu Di 2 Lokasi


Peduli Rakyat News | Jember,- Pemkab Jember sudah menyiapkan dua tempat sebagai pusat Isolasi Terpadu (Isoter) bagi warga yang menjalani isolasi mandiri, kedua tempat tersebut adalah Jember Sport Garden (JSG) dan Hotel Kebon Agung.


Agar kedua pusat Isoter tersebut benar-benar nyaman warga yang isolasi, Senin (2/8/2021), Bupati Jember Ir Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman, beserta Dandim 0824 Letkol. Inf. La Ode M. Nurdin dan Kapolres Jember AKBP. Arif Rachman Arifin melaksanakan pengecekan ke dua tempat tersebut.


Dalam kunjungannya di JSG, Bupati Hendy menemukan beberapa sarana dan prasana pendukung belum sepenuhnya siap, atas temuan ini, Bupati langsung mengintruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk kerja cepat membenahinya.


“Sudah ada tempat tidur 100, JSG sudah siap menerima pasien Covid-19 namun ada fasilitas pendukung perlu pembenahan dikit seperti kamar mandi, itu airnya kurang lancar, lantainya ada yang pecah-pecah kita perbaiki, harus perbaikan cepat,” kata Bupati Hendy Siswanto.


Jumlah tersebut akan terus ditambah hingga mencapai 300 tempat tidur karena memang luasnya sangat memenuhi, selain itu, Bupati juga memerintahkan kepada OPD untuk menyediakan Wi-Fi supaya pasien Covid-19 tidak bosan dan ada hiburan selama menjalani isolasi di Isoter.


Bupati juga menyampaikan, selama warga Jember pasien Covid-19 menjalani isolasi mandiri di isoter, Pemerintah Kabupaten Jember juga menjamin kebutuhan makan bernutrisi sebanyak 3 kali sehari, obat-obatan serta supplemen, juga disiagakan tenaga medis di isoter.


Tidak hanya itu, Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di isoter, Pemkab Jember memberikan bantuan beras kepada keluarganya di rumah.


Selain menyiapkan sarana prasarana tempat Isoter, Bupati juga akan melakukan tracer di tiga kecamatan yang kasus covid-19 nya tertinggi, dan mengumpulkan camat serta lurah dan kades serta Rt RW untuk berkolaborasi bersama tenaga medis dalam penanganan pasien covid.


“Kita juga akan memilih 3 Kecamatan yang paling tinggi kasus Covid-19 untuk ditracing dan swab ke rumah-rumah warga pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri dan kita pasangi bendera merah bagi rumah yang sedang terisi pasien Covid-19, ” sambung Bupati Hendy.


Untuk warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah, Pemkab Jember akan melakukan pengecekan kondisi rumah warga, jika memenuhi syarat, warga bisa melakukan isoman di rumah, namun jika tidak memenuhi syarat, harus isoman di pusat Isoter. (*)