Breaking

Rabu, 30 Oktober 2019

INI HARAPAN WALI KOTA HABIB HADI UNTUK TP PKK



 Peduli Rakyat News | Probolinggo,-
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dan Wawali Mochammad Soufis Subri, Tim Penggerak PKK tidak boleh hanya menjadi organisasi yang hanya sekadar “ada”. PKK diwajibkan mempunyai program nyata yang betul-betul dirasakan masyarakat.

Bahkan, Wali Kota Habib Hadi berencana memanggil empat kelompok kerja (pokja) dan pengurus inti TP PKK Kota Probolinggo dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan saat membuka sosialisasi wawasan kebangsaan, Selasa (29/10). Kabar ini pun bikin kaget ibu-ibu pengurus PKK yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Habib Hadi –sapaan akrab wali kota- mengaku, sengaja tidak menyampaikan ini kepada istrinya, Ketua TP PKK Aminah Zainal Abidin saat sedang perjalanan ke lokasi sosialisasi. “Saya mau melihat masing-masing pokja ini bagaimana programnya. Apa yang sudah dilakukan, apa kendalanya, dan rencana di tahun 2020 apa? Sehingga, ke depan PKK sesuai apa yang diharapkan dalam menjawab tantangan dan realita yang ada,” terangnya.

“Jangan sampai PKK hanya begini saja. Harus semangat. Karena di tangan PKK ada ibu-ibu hebat. Perempuan pilihan yang menjadi penggerak di PKK. Oleh karena itu saya harus melihat dan kami bisa menyupport PKK lebih baik lagi,” imbuh mantan anggota DPR RI ini.

Tantangan dari masing-masing pokja harus tertangani agar ke depan bisa melaksanakan banyak hal yang bermanfaat. Kata wali kota, progres yang dilakukan pokja harus betul-betul menjadi harapan karena tantangan yang dihadapi di tengah perkembangan zaman begitu luar biasa.

Bukan hanya PKK di tingkat kota saja, pengurus di kecamatan dan kelurahan pun harus aktif dalam mengemban tugas dan fungsi. “Siapkan paparannya karena akan saya undang. Setelah pokjanya nanti giliran pengurus inti. Saya tidak mau keberadaan PKK pokoke “ada”. Saya ingin muncul dan berkembang sesuai harapan masyarakat Kota Probolinggo. Itu yang juga jadi harapan saya,” ujar bapak tiga orang anak ini.

PKK sebagai mitra pemerintah daerah dapat bersandingan mewujudkan visi Kota Probolinggo 2019-2024. Yakni, membangun bersama rakyat untuk Kota Probolinggo yang lebih baik, berkeadilan, sejahtera, transparan, aman dan berkelanjutan.

Respons TP PKK
“Saya sempat terkejut dengan apa yang disampaikan Bapak Wali Kota tadi. Namun, saya optimistis, insyaallah kami pengurus TP PKK akan melaksanakan apa yang disampaikan dan mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat tentunya,” tegas Ketua TP PKK Aminah Zainal Abidin, menanggapi apa yang disampaikan Wali Kota Hadi Zainal Abidin tersebut.

Ia mengaku, bahwa semua pokja akan siap dengan program-programnya. Untuk mematangkan program sebelum paparan dihadapan wali kota, Aminah berencana menyelenggarakan rapat bersama pengurus. Karena ia dan pengurus pun setuju jika PKK bukan hanya organisasi yang hanya diakui keberadaannya tanpa menunjukkan eksitensi serta kemaslahatan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua TP PKK Diah Kristanti Subri. “Insyaallah semua pokja mulai pokja 1 sampai 4 sudah siap, saya optimis mereka akan memaparkan program yang sudah dijalankan selama ini,” kata istri Wawali Mochammad Soufis Subri itu.

Diah Kristanti menambahkan, perempuan di Probolinggo harus mampu memaksimalkan potensi diri yang ada. Selain sebagai pendamping suami (yang notabene adalah pejabat), istri harus memberikan support dan harus membantu melaksanakan program visi misi Pemerintah Kota Probolinggo lima tahun ke depan.

“PKK memang bukan hanya kelihatan tapi bermanfaat sampai di elemen bawah sekalipun. Ayo kita dukung para suami, kita suppot dan sambung doa untuk pemerintahan yang baru ini bisa melanjutkan visi-misinya. Support pemerintah dan support ke suami harus total 100 persen,” imbuh Diah. (famydecta/humas)
Reporter: Saiful

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman