Breaking

Senin, 16 September 2019

Melalui Diklatpim Wujudkan Kepemimpinan Efektif dan Efisien


Peduli Rakyat News | Jember,- Dalam kesempatan itu , Wakil Bupati Drs. KH. A. Muqit Arief  berpidato dalam pembukaan Diklat tersebut yang diselenggarakan pada Rabu , 11 September 2019 mengatakan kompetensi sumber daya manusia merupakan masalah yang fundamental .

“ Apapun program yang kita rencanakan , betapa hebatnya peralatan yang kita miliki , tetapi apabila tidak didukung dengan SDM yang memadai , maka produk yang dihasilkan tidak akan maksimal , "  kata Wabup Muqit Arief .

Di dalam diklat ini sendiri diberikan materi dan pengetahuan yang berkaitan dengan kepemimpinan agar peserta betul-betul menjadi seorang pemimpin yang menjalankan tugasnya dengan efektif dan efisien .

Dalam kepemimpinan yang baik dari sumber daya manusia yang ada di lingkungan Pemkab Jember juga diperlukan untuk menjabarkan visi misi pemerintah dalam bentuk program .

Diklat ini sendiri untuk meningkatkan kompetensi ini akan terus dilaksanakan sesuai kebutuhan .  “ Agar ASN di Jember bisa menjadi ASN yang betul-betul mumpuni , " harap Wabup Muqit Arief .

Wabup Muqit Arief pada kesempatan itu juga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo , bahwa di era kompetisi dan tantangan global saat ini tidak bisa lagi mengandalkan sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang besar .

“ Sekarang yang harus betul-betul menjadi perhatian kita adalah sumber daya manusianya , ” kata Wabup Muqit Arief yang juga berlatar belakang kiai ini .

Dalam kesempatan yang sama , Dra. Sri Rahayuningsih , M.Si , M.PSi sebagai Kepala Bidang Pengembangan Pengajaran Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jatim menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember .

Karena , Pemkab Jember  telah memberikan kepercayaan kepada BPSDM Jatim sebagai mitra dalam membangun kompetensi kepemimpinan pada pejabat eselon tiga di Kabupaten Jember .

Sri Rahayuningsih mengatakan , diklat ini sebgai upaya peningkatan kualitas ASN yang lebih sistematis , inovatif  dan berkelanjutan .

“ Munculnya inovasi tentu dipengaruhi oleh kepemimpinan , baik kelompok maupun individu , maka kepemimpinan adalah salah satu faktor yang dapat menumbuhkan perilaku inovatif . " Oleh karenanya pemerintah provinsi terus mendorong semangat dan karya inovatif , diantaranya melalui  proyek perubahan , " ujar Sri Rahayuningsih .

Sri Rahayuningsih juga menyatakan , dalam diklat ini para peserta difasilitasi untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang melakukan inovasi .

Yuliana Harimurti , SE.M. Si sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Jember  mengatakan , kompetensi yang dibangun pada pendidikan dan pelatihan pimpinan tingkat ketiga ini adalah kompetensi pimpinan visioner .

“ Yaitu kemampuan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya dan memimpin peningkatan kinerja  instansinya melalui peningkatan visi atau arah kebijakan yang benar , "  ungkap Yuliana .

Untuk pelatihan atau diklat ini diikuti 30 orang dari pejabat eselon III dan IV di Pemkab Jember yang lulus seleksi diklatpim .
(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman