Breaking

Minggu, 29 September 2019

Di Tinggal Sembahyang, Rumah Putu Seken Ludes Di Lahap Api.


Peduli Rakyat News | Buleleng - Akhir-akhir ini Kebakaran di alami warga khususnya Wilayah Provinsi Bali, kali ini melahap Rumah Permanen Milik Warga, Putu Seken, (35) di ketahui bekerja sebagai Petani, di Dusun Delod Pura Desa Sidatapa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng-Bali, Sabtu (28/9) Malam.

Pertama kali Kebakaran diketahui Warga setempat, Sekitar Pukul 19:00 Wita, awalnya warga mendengar suara gemuruh yang cukup keras akibat atap rumah yang terbuat dari seng jatuh berserakan, setelah didekati rupaya rumah milik Putu Seken (korban) sudah terbakar dengan kobaran api yang cukup besar, kemudian warga masyarakat setempat secara beramai - ramai berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

Melihat Peristiwa tersebut salah seorang warga bergegas menghubungi pihak Dinas Damkar  Buleleng, setelah mendapat Laporan, Dinas Damkar Buleleng tiba di lokasi kejadian Pukul 19.50 Wita dengan mengerahkan 2 Unit Mobil Dinas Damkar, dipimpin Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Serpas (Putu Pasek Sujendra) beserta anggota langsung memadamkan api yang masih tersisa.

Petugas Damkar menghimbau kepada warga masyarakat setempat agar tidak masuk kedalam rumah karena konstruksi bangunan yang terbakar sudah mulai rapuh.

"Upaya pemadaman kami lakukan Secepat Mungkin dan menghabiskan sebanyak dua tangki air, Hingga Api benar-benar Padam" jelas Putu Pasek.

"Rumah tersebut dalam kondisi kosong/sepi karena ditinggal keluar oleh pemilik rumah untuk acara sembahyang, Posisi rumah yang terbakar tersebut berada di tempat ketinggian dan agak jauh dari rumah tetangga sehingga tiupan angin cukup kencang dan memicu kobaran api lebih besar dan cepat merembet" tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam Peristiwa ini, Rumah berukuran kurang lebih 9 X 6 meter tersebut seluruh atap, kusen, pintu, jendela dan seluruh isi rumah hangus Terbakar, kerugian ditaksir mencapai Puluhan Juta, Peristiwa Kebakaran ini telah ditangani Polsek Banjar guna dilakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran.
(AG)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman