Breaking

Kamis, 26 September 2019

Bidang Bina Jasa Kontruksi DPUPR Sulbar, Genjot Semua Tenaga Trampil



 Peduli Rakyat News | Mamuju, - Semua Kegiatan Jasa Konstruksi yang ada di jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang Sulawesi Barat akan disingkronkan dengan Kabupaten sehingga dapat mengenjot semua tenaga trampil, baik tukang batu, tukang kayu, elektrikal dll. Melakukan percepatan sertifikasi sebagaimana surat edaran menteri PUPR untuk percepatan sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi, hal ini disampaikan Bambang Surendra, ST ketua panitia kegiatan singkronisasi Program Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Barat pada Rabu (25/9/2019).

Bambang mengatakan Undang undang No.2 tahun 2017 mewajibkan tenaga terampil memiliki sertifikasi.

"Semua jasa kontruksi di Sulawesi Barat harus bersertifikasi, jadi harus bersertifikat, apalagi tukang dibidang jasa kontruksi" kata Bambang, diruang kerjanya, (25/9/2019).

"Banyak jasa kontruksi namun tukangnya tidak sigap karena tidak memiliki kwalitas sdm yang cukup, pendidikan yang cukup. Bagaimana mungkin mereka tidak bermasalah, mirisnya mereka meminta upah yang tinggi, maka melalui undang undang inilah kita mengangkat harkat dan martabat para tukang jasa konstruksi" lanjut Bambang.

Dikatakan Bambang untuk semua kegiatan jasa konstruksi yang ada di tiap daerah kabupaten dibina oleh bidang jasa konstruksi sebagai mentor. Ia berharap dalam hal ini kegiatan kegiatan jasa konstruksi yang ada dikabupaten kota di wilayah Sulawesi Barat ada singkron dengan program bidang bina jasa kontruksi  Dinas PUPR sulawesi Barat.

"Untuk capaian target seritifikasi di Sulawesi Barat pada tahun 2018 lalu telah mencapai 600 yang telah ber sertifikasi, selain tenaga terampil terdapat pula tenaga ahli yang telah bersertifikasi berjumlah 150 orang" terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Bambang, Hanya terdapat dua bidang jasa kontruksi di Dinas PUPR Kabupaten yaitu Mamuju Utara (Pasangkayu), dan Kabupaten Polman. Sedangkan Kabupaten lain belum mempunyai bidang jasa kontruksi. Namun ada yang masih di program dan PSDA.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Ir. Sumiarti, M.Si mengatakan harapannya dengan adanya pelatihan pertukangan nanti dapat membawa nuansa baru di Sulawesi Barat. Sehingga tenaga yang di gunakan seyogyanya asli dari Sulawesi Barat, karena menurutnya pada tahun tahun sebelumnya masih menggunakan tenaga pertukangan dari daerah luar Sulawesi Barat.

"Harapan kami kedepan khusus Sulawesi Barat dapat menjalankan semua itu sesuai dengan tenaga terampil yang dari asal daerah sendiri" ujar Sumiarti.

Menurut Sumiarti, jika persedian tukang tersebut telah mencukupi dan memiliki tukang tukang yang handal sehingga apa yang dilakukan oleh bidangnya dapat menghasilkan yang maksimal (idrs/bas)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman