Breaking

Rabu, 07 Agustus 2019

RAKORD LEBIH AWAL POLRES MALANG INGIN LEBIH SIAP DALAM PENGAMANAN AREMA FC VS PERSEBAYA


Peduli Rakyat News | Malang,- Polres Malang tak ingin menemuhi kendala kemacetan di sekitar stadion Kanjuruhan, saat laga Arema fc Vs Persebaya yang akan digelar kamis (15/8) kick off 15.30 wib mendatang.
Hal itu disampaikan Kompol Sunardi Riyono Kabag Polres Malang saat memimpin rapat koordinasi di Rupatama Mapolres Malang Rabu (7/8)  09.00 wib.

Sunardi mengingatkan, parkir kendaraan di badan jalan, sebagaimana yang selalu terjadi pada saat Arema bertanding di kanjuruhan adalah suatu hal yang melanggar aturan undang-undang. Dampaknya jika suatu saat terjadi situasi kontijensi atau harus melakukan evakuasi terhadap korban untuk dibawa ke rumah sakit, tentu saja sangat kesulitan dan yang fatal lagi adalah jika korban sampai tidak tertolong atau meninggal dunia di dalam mobil Ambulance, apalagi kalau korbannya pemain Asing, tentu ini menjadi masalah besar. Atas dasar pertimbangan itulah Kabag Ops selaku penanggung jawab lapangan, saat pengamanan pertandingan sepak bola di stadion kanjuruhan ingin mencarikan solusi. Saat Arema bertanding melawan Persebaya nanti, semua pihak dilarang mengadakan area parkir di badan jalan di sepanjang jalan Trunojoyo (depan stadion kanjuruhan) dan sekitarnya, kalau di halaman, di pekarangan, di gudang, dll silahkan. Kabag ops tidak sekedar melarang, namun mengajak mencarikan solusi atau mencarikan area parkir pengganti, oleh karena itu saat rakord tadi di undang juga Instansi yang memiliki halaman parkir luas, seperti Yon Zipur 5, Kodim 0818, Stikes, BPBD, Dispenduk Capil maupun Dinas perikanan, Alhamdulillah mereka pada umumnya mendukung tujuan baik kita.
Penertiban juga diperuntukkan kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini menggunakan trotoar untuk berjualan atribut Aremania, sehingga suporter yang hendak ke kanjuruhan tidak bisa lewat trotoar. Kabag ops minta agar PKL menggeser dagangannya masuk ke belakang, sehingga trotoar berfungsi sebagaimana mestinya.
Untuk penertiban ini Kabag ops sudah berkoordinasi dengan stake holder terkait, guna dibentuk tim gabungan terdiri dari Polri, TNI, Denpom, Satpol PP dan Dishub, sehingga semua berjalan baik tanpa ada kendala. Kabag ops mengharap kepada para tukang parkir yang biasanya menggunakan badan jalan, agar berkoordinasi ke Polres dan Polres siap membantu mengkomunikasikan dengan pemilik lahan parkir. Polres tidak mempunyai tujuan apapun kecuali, ingin menertibkan parkir dan PKL, sehingga jalan bisa berfungsi sebagaimana mestinya, demikian kata Kompol Sunardi Riyono.(RTR)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman