Breaking

Minggu, 11 Agustus 2019

Bupati Faida Sambut Baik Keinginan Balai Bahasa Jawa Timur Terapkan Syarat Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Perizinan di Jember


Peduli Rakyat News | Jember,- Pemerintah kabupaten Jember bekerjasama dengan Balai Bahasa Jawa Timur menggelar Sosialisasi Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha , pada hari Selasa , 06 Agustus 2019 .

Dalam kesempatan itu Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR . menyambut baik keinginan Balai Bahasa Jawa Timur untuk menerapkan syarat penggunaan Bahasa Indonesia dalam perizinan di Kabupaten Jember .

Bupati Faida kepada sejumlah wartawan yang mewawancarainya , menyebutkan bahwa sudah ada persyaratan untuk pemakaian Bahasa Indonesia dalam perizinan di Kemenkumham .

“ Oleh karenanya , dengan itu tinggal membuat suatu turunan ke dalam suatu peraturan daerah. Saya kira ini inspirasi yang baik , ” kata Bupati Faida di Pendapa Wahyawibawagraha .

Disisi lain , Bupati Faida juga meminta Balai Bahasa Jawa Timur untuk melakukan evaluasi penggunaan bahasa media luar ruang di Kabupaten Jember .

“ Berikan umpan balik pada kami , baik itu fasilitas pemerintah , swasta , perorangan , maupun lembaga . Kami akan tindak lanjuti untuk menjaga bahasa yang satu , Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama di media luar ruang di Kabupaten Jember , ” tegas Bupati Faida .



Bupati Faida berharap bahwa sosialisasi ini bisa mengembalikan kesadaran bahwa penggunaan bahasa di media luar ruang , yang bukan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama adalah sesuatu yang menyalahi semangat persatuan Indonesia . Dan untuk kesalahan itu perlu ditindaklanjuti dengan mengembalikan bahasan utama di media luar ke Bahasa Indonesia .

“ Boleh ada bahasa yang lain , tetapi sebagai bahasa yang kedua , bukan bahasa yang pertama , ” tutur Bupati Faida .

Bupati Faida pada  akhir wawancaranya menyatakan , menunggu Balai Bahasa untuk memberikan rekomendasinya terkait penggunaan bahasa media luar ruang di Kabupaten Jember .

“ Kita tunggu Balai Bahasa Jawa Timur memberikan rekomendasi lebih detail , sehingga kita bisa memanfaatkannya dengan baik , " harap Bupati Faida .

Dalam kesempatan itu , Drs. Mustakim, M.hum , sebagai Kepala Balai Bahasa Jawa Timur , menyampaikan acara sosialisasi merupakan kegiatan kedua setelah pemantauan . Kegiatan berikutnya adalah penyuluhan . Sosialisasi ini menginformasikan ketentuan yang harus dilaksanakan dalam penggunaan bahasa di ruang publik .

“ Sedangkan penyuluhan itu akan memberikan pelatihan bagaimana menggunakan bahasa di ruang publik sesuai dengan ketentuan , ” jelas Mustakim .

Disampaikan pula oleh Mustakim , Balai Bahasa ingin ada kebijakan dari Bupati terkait dengan perizinan untuk memasukkan syarat menggunakan Bahasa Indonesia .

“ Ini sebenarnya misi utamanya supaya masyarakat Jember kembali mencintai Bahasa Indonesia , ” terang Mustakim .

Ditegaskan lagi oleh Mustakim , bahasa Indonesia itu sebagai simbol identitas bangsa yang harus diutamakan di ruang publik .

“ Kami berharap lembaga yang memberikan perizinan di Kabupaten Jember menambah satu syarat yaitu pengutamaan Bahasa Indonesia , ” ungkap Mustakim .

Mustakim menyatakan akan ikut menyiapkan Apabila dalam penerapan syarat ini memerlukan peraturan yang lebih tinggi , misalnya perda atau perbup .

Mustakim melanjutkan , di Jember , masih lumayan banyak penamaan dalam bahasa asing . Baik nama usaha , perumahan , nama perbelanjaan , pungkasnya .

(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman