Breaking

Selasa, 16 Juli 2019

Wabup Muqit Arief Datangi Rumah Almarhum TKI Yang Meninggal di Malaysia

Penyerahan dokumen Jenazah oleh Wabup Muqit Arief kepada keluarga almarhum

Peduli Rakyat News | Jember,- Jenazah seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia asal Kecamatan Sumber Baru , tiba dirumah duka pada Jum'at siang 12 Juli 2019 . Kepulangan jenazah bisa dilakukan setelah segala proses administrasi kepulangan tersebut nya ditangani oleh Pemerintah Kabupaten Jember .
Jenazah Matjuri saat akan diberangkatkan ke pemakaman umum desa

Jenazah Matjuri adalah warga Dusun Krajan RT 02 RW 01 Desa Jamintoro , Sumberbaru ini tiba di bandara pukul 09.10 WIB dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines MH 871.

Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief  mewakili Pemerintah Kabupaten Jember  mendatangi rumah almarhum untuk berbela sungkawa . Kedatangan Wabup Muqit Arief pun disambut oleh keluarga dan ratusan warga yang datang untuk melayat .

Dalam sambutannya , Wabup Muqit Arief mengimbau masyarakat Jember untuk menempuh jalur legal dalam mencari pekerjaan di luar negeri .

" Semua para perantau agar menempuh jalan legal , supaya jika terjadi apa-apa itu lebih mudah pengurusannya , " kata wabup usai penyerahan jenazah Matjuri alias Sumhadi tersebut .

Matjuri meninggal di Malaysia setelah menjalani perawatan di rumah sakit . Pria yang selama di Malaysia dipanggil Matjuri ini menderita kanker usus .

Di rumah duka , Wabup Muqit Arief menjelaskan bahwa jenazah Sumhadi alias Matjuri dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember . Sebelumnya , saat menjalani perawatan di rumah sakit ,  sebenarnya pria yang menjadi TKI ilegal ini akan dipulangkan oleh Pemkab Jember . Namun , karena aturan maskapai penerbangan , Matjuri harus tetap dirawat di rumah sakit di Malaysia agar kondisinya bisa memungkinkan untuk pulang .

Hingga takdir berkata lain . Pria yang telah menjadi TKI sejak tahun 2014 ini menghembuskan nafas terakhirnya , setelah semula ia didiagnosa sakit TBC dan terakhir sebelum meninggal Matjuri dinyatakan menderita kanker usus .

Didalam memulangkan jenazah Sumhadi alias Matjuri , Pemerintah Kabupaten Jember dibantu oleh berbagai pihak . Termasuk Kedutaan RI di Malaysia .

Wabup Muqit Arief mengungkapkan , kendala dalam pemulangan jenazah tersebut adalah soal administrasi . Sebab , Matjuri menjadi TKI secara ilegal .

Wabup Muqit Arief menjelaskan seperti dialami juga oleh M Ilham . Jenazah pria yang juga asal Kecamatan Sumberbaru ini sudah setengah bulan lebih ada di Malaysia .
“ Sampai saat ini masih dalam proses administrasi untuk kepulangannya , " ungkap wabup Muqit Arief .

Pemerintah Kabupaten Jember juga masih menyelesaikan biaya rumah sakit yang cukup besar , denda dari Pemerintah Malaysia terkait status ilegal M Ilham .

“ Pemkab Jember secepatnya akan memproses kepulangan jenazahnya , " tutur Wabup Muqit Arief yang juga menjadi pengasuh Pondok Pesantren AL Falah Silo ini kepada sejumlah media yang ada di rumah duka .

Hasim selaku perwakilan keluarga almarhum mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut memulangkan jenazah keponakannya Matjuri tersebut .

" Terimakasih banyak untuk Pemerintah Kabupaten Jember , utamanya Bupati dan Wabup , juga semua yang ikut membantu kepulangan jenazah Matjuri , " ucapnya .

Hasim mengakui apabila Pemkab Jember tidak mengurusi administrasi kepulangan Matjuri , niscaya jenazah keponakannya itu bisa pulang ke tanah air . " Tanpa dukungan beliau , tidak mungkin jenazah Matjuri sampai ke tanah air , " pungkasnya .
(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman