Breaking

Kamis, 04 Juli 2019

Bupati Faida Serahkan Ribuan SK Kenaikan Pangkat Secara Langsung

Bupati Faida dalam sambutannya

Peduli Rakyat News | Jember,- Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR , di hadapan lebih seribu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkumpul di Aula PB Soedirman Pemkab Jember , Senin , 1 Juli 2019 , menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam melaksanakan reformasi birokrasi .
Ribuan ASN terima SK Kenaikan Pangkat

Bupati Faida mengatakan reformasi itu termasuk dalam layanan administrasi kepegawaian untuk seluruh ASN .  Komitmen ini diantaranya untuk mengakhiri paradigma yang menganggap biasa apabila mengurus surat di pemerintahan pasti susah , dan bayar itu sah sah saja .

" Harusnya orang berlaku demikian itu malu , melayani dengan tidak prima , karena masing-masing harus saling memudahkan . Toh pelayanan untuk kita semua , " tegas Bupati Faida .

Bupati Faida menambahkan , kepengurusan administrasi kepegawaian , telah dianggarkan dalam APBD Kabupaten Jember . Sehingga ASN tidak perlu lagi membiayai proses berkas ke Surabaya dan Jakarta . " Bahkan yang di Jakarta dan Surabaya, BKN pun berkomitmen . Mereka bersedia untuk membina dan datang ke wilayah . Dari tahun ke tahun , prosentase layanan surat permohonan kenaikan pangkat yang diajukan mengalami peningkatan yang signifikan dan cukup baik , ungkap Bupati Faida .

" Beberapa yang hari ini belum terealisasi SK-nya , bukan berarti  besok tidak keluar , karena ada juga yang memang tidak keluar karena meninggal , pindah dan beberapa proses yang belum dilengkapi , " jelas Bupati Faida .

Ada sebanyak 1.260 SK kenaikan pangkat yang diserahkan di Aula PB Soedirman masih ada sekitar 56 yang belum turun . Juga ada sebagian tidak akan turun . Apabila ada ASN yang mencalonkan diri sebagai kades , Bupati Faida menyatakan akan mengevaluasi permohonannya .

Bupati Faida menerangkan bahwa agar ASN itu bersikap , kecuali bagi beberapa ASN yang formasinya tidak sangat kekurangan . " Posisi PNS ini tidak serta merta langsung terganti , oleh karenanya kita akan pilah-pilah mana yang kita izinkan mana yang tidak , terangnya .

Seperti contoh , jika profesinya guru dan akan mencalonkan diri sebagai kades maka akan mengganggu konsentrasi proses belajar mengajar . Namun , apabila non guru , Bupati Faida akan mempertimbangkan posisinya dan catatan-catatannya di Jember . Namun , kalau formasinya sangat diperlukan , mereka harus mengambil sikap . Tidak saya ijinkan atau mengambil sikap pensiun atau pensiun dini , ujar Bupati Faida .

(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman