Breaking

Selasa, 02 April 2019

Bupati Faida Berikan Apresiasi Kepada Warga Yang Sukses Berswadaya Membangun Jembatan Desa

Ket.foto :  Bupati Faida saat memberikan sambutannya di acara peresmian

Peduli Rakyat News | Jember,- Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Cangkring dan Wonojati , Kecamatan Jenggawah . Masyarakat dua desa itu telah berhasil membangun jembatan penghubung antar dua desa secara swadaya . "Pembangunan jembatan seperti ini perlu dicontoh ujar Bahwa Faida , pada Sabtu siang 30 Maret 2019.
Foto: Mobil sudah bisa masuk lewat jembatan swadaya masyarakat

Pada acara peresmian jembatan dengan panjang 31 meter dan lebar 3,25 meter itu berlangsung cukup meriah dengan panggung yang terbuat dari bambu hasil karya bersama .

Pada kesempatan itu masyarakat menikmati suasana dengan berada di bawah rindangnya pepohonan khas perdesaan yang ada disekitar tempat acara .

Bupati Faida mengatakan ,"Karena membangun desa tidak bisa sendiri-sendiri , harus ada kolaborasi . Untuk (Jembatan) ini salah satu contoh kerjasama," ujar Bupati sekaligus Bu dokter ini .

Kembali Bupati Faida  menjelaskan bahwa Gotong royong yang ditunjukkan masyarakat patut menjadi contoh bagi semua . Karena itu , bupati pun berjanji akan melengkapi fasilitas lain yang dibutuhkan oleh masyarakat .

"Saya salut dan bangga , karena ini jembatan adalah gotong-royong masyarakat . Sedangkan dananya dan cara mengerjakannya pun swadaya masyarakat , ungkap Bupati Faida .

KH Lufhfi Achmad (kiai Luthfi) selaku tokoh masyarakat setempat  menjelaskan , jembatan yang dibangun menghubungkan dua Desa Wonojati dan Cangkring itu , untuk membangunnya masyarakat menghabiskan dana mencapai Rp. 280 juta . Panjang jembatan 31 meter dengan lebar 3,25 meter .

Kiai Luthfi berharap jembatan ini membuka isolasi masyarakat setempat , jika sebelumnya  mobil tidak bisa melewati . Bahkan untuk becakpun harus memaksakan diri untuk lewat .

Kiai Luthfi menambahkan jika jembatan ini juga akan menjadi akses yang masuk di dalam skema pembangunan desa , karena selama ini dalam peta desa tidak tercantum jalannya , tidak ada jalan desa , ungkapnya .

Hal terakhir yang diucapkan  kiai Luthfi bahwa adanya jembatan ini diharapkan bisa masuk di dalam renstra (rencana strategis) pembangunan . Dengan demikian , untuk pembangunan yang selanjutnya masuk dalam peta desa , menjadi jalan desa dan mendapatkan prioritas pembangunan , pungkasnya .Nu2g

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman