Breaking

Kamis, 07 Februari 2019

Pimpin Rekontruksi KAPOLRES Menyatakan : Masalah Ini Terkait Dengan Konflik Tambang Di Lumajang


PEDULI RAKYAT News| LUMAJANG,- Tim Cobra berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di dusun kajar kuning desa sumberwuluh kec. Candipuro – Lumajang terkait konflik horizontal pertambangan pasir.
MISKAL (53) sebagai perangkat desa sumberwuluh (Ketua RW) berhasil ditangkap dirumah sdr. DILA yang berada di Jln. Wijaya Kusuma Kel. Ditotrunan kota lumajang karena melakukan pembacokan kepada korban atas nama Matsun Hadi.

Kamis 07 Febuari 2019 Polres Lumajang gelar Rekonstruksi kejadian pembacokan di dusun kajar kuning desa sumberwuluh kec. Candipuro – Lumajang yang diikuti oleh PJU Polres lumajang serta dihadiri oleh awak media yang sudah haus akan informasi faktual tentang bagaimana kronologi kejadian pembacokan tersebut, bahkan ratusan masyarakat hadir menyaksikan rekonstruksi tersebut.

Pada awalnya Miskal mendapat informasi untuk membuka portal untuk dapat dilalui oleh armada truk pasir yang melakukan aktifitas pertambangan di wilayah tersebut. Tersangka Miscal yang juga ketua RW setempat menuju ke arah portal karena mendengar akan dibukanya Portal menuju Tambang yg melalui dusun kajar kuning desa sumberwuluh. Matsun yang saat itu berdiri bersama sdr Dilla di dekat Portal, langsung menghampiri tersangka Miskal. Tindakan Matsun yang mendorong Tersangka Miskal membuatnya tersulut amarah sehingga mengambil sebilah celurit yang ada di Motornya, lalu membacok ke lengan kiri korban (Matsun Hadi) sehingga mendapat luka serius.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan
“Motif terjadinya pembacokan karena sakit hati dimana pelaku merasa tidak senang di dorong oleh korban sehingga secara spontan mengambil clurit yang ada dimotornya. tapi kalau kita amati dalam perspektif yang lebihluas, permasalah besarnya terkait masalah pertambangan pasir yang ada di Pronojiwo. Terjadi pro kontra dalam masyarakat mengenai boleh tidaknya armada tambang pasir melewati jalan desa. disamping itu beberapa perangkat desa merasa ter-intimidasi oleh orang-orang yang terkait dengan tambang ” ujar Arsal

Kasat Reskrim AKP Hasran Cobra yang mendampingi Kapolres saat itu menyatakan “tidak lebih dari 1x24 jam pelaku pembacokan sudah kami tangkap. kami tidak ingin terjadi peristiwa salim kancil ke-2. Masyarakat jangan sampai merasa resah karena peristiwa ini. Tim Cobra akan memastikan kota lumajang ini aman dari pengacau” ujar Hasran yang juga selaku Kepala Tim Cobra Polres Lumajang.(Suadmn/Fsl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman