Breaking

Selasa, 26 Februari 2019

millennial road safety festival satlantas polres banyuwangi


PEDULI RAKYAT News | Banyuwangi,  - Ratusan pelajar se- Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mengikuti acara Millennial Road Safety Festival, yang digelar Satlantas Polres Banyuwangi, bersama Polsek Genteng, bertempat di Ruang Terbuka Hijau, Maroon,Genteng Sabtu (23/2/2019) siang.

acara di awali dengan konvoi keliling kota genteng yang di ikuti seluruh peserta millenial road safety festival dan di lanjut pemahaman cara berkendara yang baik dan benar yang langsung di pandu oleh jajaran satlantas polres Banyuwangi

KBO Satlantas Polres Banyuwangi, Iptu Dalyono mengungkapkan kegiatan ini diselenggarakan di 25 Polsek yang ada di Banyuwangi. Dengan sasaran kelompok millennial, pasalnya melihat angka tingkat kecelakaan di pada kaum millennial sangat tinggi.

"Sasaran utama acara ini adalah kaum millennial," ungkap KBO Satlantas Polres Banyuwangi.

Iptu Dalyono berharap, acara yang diikuti oleh pelajar bisa mampu berlalulintas dengan baik, sehingga aman saat berkendara, taat berlalulintas serta mengurangi tingkat kecelakaan.

"Tingkat kecelakaan pada kaum millennial ini sangat tinggi, dengan acara ini, kaum millennial bisa sadar dan taat berlalulintas," harapnya.

Iptu Dalyono mengungkapkan, tingkat kecelakaan kaum millennial di Indonesia cukup tinggi, dengan adanya sosialisasi ini, pihaknya berharap kepada kaum millennial mampu disiplin berlalulintas, atau taat berlalulintas.

Menurutnya, acara millennial Road Safety Festival menuju Indonesia gemilang ini, tidak hanya diselenggarakan di Banyuwangi saja, namun selenggarakan di seluruh Indonesia, dan acara puncak Milinial Road Safety Festival akan dilaksankan di Surabaya, pada 17 Maret 2019.

"Acara puncak Milinial Road Safety Festival ini, menuju Indonesia Gemilang rencananya  akan diselenggarakan di Suramadu, Surabaya, dan dihadiri langsung Presiden RI. Joko Widodo," kata Iptu Dalyono.

Selain melakukan sosialisasi dikalangan kaum millennial, Satlantas Polres Banyuwangi juga melakukan sosialisasi ke pelosok desa. Pasalnya di pelosok desa tersebut jarang dilakukan sosialisasi tertib berlalulintas.

"Selain melakukan sosialisasi ditingkat pelajar atau kaum millennial, kami juga melakukan sosialisasi ke desa-desa, tujuannya untuk mengurangi angka kecelakaan dan tertib berlalulintas," imbuhnya.

(Rony/oye)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman