Breaking

Selasa, 29 Oktober 2019

Dinas Kesehatan Lumajang Gelar Temu ODGJ

Foto :Temu ODGJ Bagian dari kegiatan Hari Kesehatan Nasional dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Lumajang tahun 2019

PedulirakyatNews Lumajang - Antusius para penderita Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) hadir dalam memperingati Hari Kesehatan Nasional yang diadakan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, bertempat di Gedung Guru Lumajang, Selasa ( 29/10/2019 ).

Kegiatan Temu ODGJ tahun 2019 di buka Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr Rosyidah.
Kegiatan Temu Orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ ) ini bertemakan " Satukan Niat dan Tekad, Ayo Bersama Peduli ODGJ "

Tujuan dilaksanakan kegiatan " Temu ODGJ " dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke - 55 di Kabupaten Lumajang, adalah untuk menjalin silaturahmi dan memberikan apresiasi serta penghargaan pada ODGJ, sehingga dapat menciptakan suasana yang lebih akrab dan bersahabat dalam mewujudkan status kesehatan jiwa yang optimal pada ODGJ.

Beliau juga sampaikan dalam kegiatan temu ODGJ berjumlah sekitar 250 orang, yang terdiri dari Pengelola program kesehatan jiwa dan Promkes Puskesmas, TKSK, Pendamping ODGJ dan ODGJ. Dimana nantinya kegiatan ini meliputi Senam bersama, mengenal diri ODGJ serta permainan edukatif.

Harapannya semoga kegiatan Temu ODGJ bisa berjalan dengan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi semua dan tentunya untuk para Pendamping agar lebih tulus dan iklas mendampingi ODGJ untuk bisa mendapatkan kehidupan yang layak dan lebih baik lagi, dan meningkatkan perhatian dan kepedulian para petugas dan Pendamping dalam membantu proses pemulihan bagi ODGJ,"tuturnya.

Saat awak media mewancarai pendamping Puskesmas Kecamatan yosowilangun berharap kegiatan tahun depan bisa semakin semarak dan semua masyarakat Lumajang sehat semuanya. ODGJ khususnya di Kabupaten Lumajang peran dari Dinas Kesehatan Lumajang sangat penting bersama Pendamping TKSK dan Pendamping ODGJ dalam membantu prilaku yang lebih baik terhadap ODGJ.

Senada juga di sampaikan Rudi Hermanto Koordinator TKSK, peran pendamping sangat berguna terutama  pendataan penderita ODGJ di setiap kecamatan, dengan data yang akurat bisa mempermudah mengawasi, mengkontrol serta lebih memudahkan dalam penanganan dan pemberian obat obatan.

Untuk moment tahun ini Rudi selaku koordinator TKSK, sangat senang dengan adanya kegiatan temu ODGJ yang dikemas dalam berbagi kegiatan dan tentunya membuat para penderita ODGJ bisa lebih fres dan bergembira, tuturnya pada awak media.

Ada salah satu penderita ODGJ bernama Slamet Fatoni yang biasa dipanggil " Kopyok " saat bertemu awak media menyampaikan," aku seneng mas iso kumpul kumpul Karo wong akeh, atiku jadi gembira ," dan kalau bisa dilakukan setiap bulan sekali ,cetusnya.( Eko Santoso )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman