Breaking

Jumat, 13 September 2019

Masyarakat Jember Direncanakan Akan Kembali di Edukasi KPK


Foto bersama Bupati Faida dengan Tim KPK

Peduli Rakyat News | Jember,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal datang lagi ke Jember guna kembali memberikan edukasi kepada masyarakat , hal ini disampaikan oleh Bupati Jember dr. Hj. Faida , MMR .
Rencana kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu disampaikan Bupati Faida kepada sejumlah awak media pada  Minggu 1 September 2019 , usai menerima tim KPK di Pendapa Wahyawibawagraha .
Bupati Faida menyerahkan cinderamata dan produk lokal Jember

Menurut Bupati Faida , kembalinya komisi antirasuah itu , karena antusiasme masyarakat yang tinggi . Masyarakat komplain karena tidak mendapat kesempatan belajar dalam forum KPK .

“ Antusiasme masyarakat cukup baik , karena masyarakat masih komplain disebabkan tidak kebagian forum , sedangkan mereka juga ingin tahu dan belajar , ” ujar Bupati Faida .

Rencana kedatangan itu juga untuk memberikan pemahaman tentang antikorupsi kepada 161 kepala desa terpilih sebelum mereka bertugas.

Dalam kesempatan itu , Bupati Faida juga menyampaikan bahwa intervensi KPK untuk pemerintah daerah sangat mungkin bisa dilakukan .

Terlebih KPK telah memberikan contoh daerah lain yang telah melaksanakan intervensi tersebut . Karena itu , intervensi bisa dicocokkan dengan kondisi yang ada .

“ Selama rencana aksi itu sesuai dengan kemampuan kita, maka enggak susah mengimplementasikan , ” ungkap Bupati Faida .

Bupati Faida pun menyakini semua intervensi yang ditawarkan KPK bisa dilakukan di Kabupaten Jember .  " Semua hanya perlu waktu dan effort khusus , karena perlu uji coba dan implementasi lebih serius lagi , ” ujar Bupati Faida .

Giri Suprapdiono sebagai Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat menyampaikan , Jember adalah kota ke-19 yang dikunjungi KPK dengan antusias yang baik .

“ Karena KPK hadir  dalam bentuk yang tidak menakutkan . Kami berharap antusiasme ini dapat berlangsung lama dan tidak berhenti disini , ” ujarnya kepada sejumlah awak media usai bertemu Bupati Faida .

Giri Suprapdiono dalam kesempatan itu menyatakan , pemberantasan korupsi itu ada tiga hal . Pertama yaitu penindakan , hal ini dibutuhkan dalam rangka membuat orang takut tidak melakukan korupsi .

Kedua , yaitu dari sisi pencegahan , membuat orang tidak bisa korupsi karena memiliki sistem yang bagus , seperti sistem keterbukaan dan sistem elektronik .

Ketiga , yaitu dengan bus , dengan melakukan fungsi dari program pendidikan dalam rangka menumbuhkan nilai-nilai yang tujuan akhirnya masyarakat tidak ingin korupsi, karena mereka paham bukan takut .

“ Pembekalan yang diberikan diantaranya berupa dongeng , musik bahkan film . Ini adalah suatu kampanye , " jelas Giri .

Giri Suprapdiono juga menyampaikan mendukung komitmen Bupati Faida dalam membangun Jember menjadi lebih baik lagi dan tidak ada korupsi .

“ Pendopo ini kan memang milik pemerintah dan ruang privasi Bupati , tapi beliau (Bupati) , memberikan fasilitas ini untuk bisa digunakan dalam hal pemberantasan kosupsi , areanya strategis dan masyarakat mudah datang ke sini , "  ujar Giri .

(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman