Breaking

Jumat, 16 Agustus 2019

Wabup Muqit Arief Jadi Pembina Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 di Alun-alun Jember


Peduli Rakyat News | Jember,- Bertempat di Alun-alun Jember , Rabu 14 Agustus 2019 , Wakil Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief menjadi Pembina Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-58 Tahun 2019 .

Untuk peringatan peringatan hari Pramuka ke-58 kali ini mengusung tema “ Bersama Segenap Komponen Bangsa Gerakan Pramuka Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI . ”

Wabup Muqit Arief selaku ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Jember , menyampaikan pesan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka , bahwa anggota Pramuka menjadi bagian terdepan menanamkan nilai-nilai luhur sehingga dapat membentengi generasi muda .

“ Anggota Pramuka merupakan pribadi yang bertanggung jawab dan dapat dipercaya , maka anggota Pramuka dapat membentengi generasi muda dari merebaknya korupsi , kolusi dan nepotisme , terpaparnya radikalisme dan terorisme, serta maraknya penyalahgunaan narkoba , ” kata Wabup Muqit Arief .

Wabup Muqit Arief melanjutkan anggota Pramuka , diminta untuk bertekad , sejauh mungkin tidak mengonsumsi produk pertanian dan pangan impor dan beralih kepada produk lokal dalam setiap kegiatan Pramuka dan keseharian .

Setiap kali terjadi bencana , gerakan pramuka juga tidak boleh berpanggu tangan tetapi harus mengambil peran aktif bersama instansi terkait melakukan tindakan pertolongan pertama yang diperlukan .

“ Hentikan segala upaya untuk menyeret Gerakan Pramuka ke dalam wilayah politik praktis . Gerakan Pramuka adalah wadah tunggal, dan karenanya kita semua bersatu di dalamnya , ” lanjut Wabup Muqit Arief .

Gerakan Pramuka siap sedia membangun keutuhan NKRI , dimana anggota Pramuka harus menepati janjinya , yaitu Trisatya dan Dasadharma Pramuka .
“ Dengan Trisatya dan Dasadharma tersebut , setiap anggota Pramuka siap menjaga keutuhan NKRI melalui implementasi kehidupannya sehari-hari. Dirgahayu Gerakan Pramuka , ” kata Wabup Muqit Arief .

Wabup Muqit Arief dihadapan para awak media , berharap dengan pelaksanaan hari ulang tahun Pramuka yang ke-58 ini , Gerakan Pramuka di Kabupaten Jember semakin semarak dan semangat untuk menjaga NKRI .

“ Ini yang kita angkat kepermukaan sekarang , mengingat bahwa benih-benih distorsi kehidupan berbangsa dan bernegara sudah mulai terasa , ” terang Wabup Muqit Arief .

Oleh karena itu , Pramuka sebagai sebuah organisasi kepanduan yang cukup besar di Indonesia dan merasuk sampai ke pelosok desa, sangat diharapakn menjadi garda terdepan bersama elemen lain untuk melakukan hal-hal yang secara riil dalam kehidupan sehari-hari mempertahankan keutuhan NKRI .

Wabup Muqit Arief juga menyampaikan bahwa sebagai sebuah organisasi yang melibatkan banyak pemuda , tentunya tantangan terbesar saat ini adalah  pergaulan bebas , penyalahgunaan obat terlarang, dan membanjirnya budaya asing .

Maka , Gerakan Pramuka diharapkan untuk lebih secara detail dan sungguh-sungguh untuk mengenal NKRI dengan segala budaya , termasuk budaya lokalnya .

“ Dengan demikian , adik-adik Pramuka nanti akan dapat menghayati apa sebetulnya Gerakan Pramuka dalam bingkai NKRI , ” ujar Wabup Muqit Arief .

Wabup Muqit Arief juga mengatakan , gerakan kepanduan tidak ada yang seperti Pramuka, yang hingga menyentuh sampai pendidikan tingkat dasar . Dengan demikian , sangat tepat apabila anak-anak menjadi angota Pramuka .

“ Saya kira di seluruh sekolah sudah ada Gerakan Pramuka . Tinggal bagaimana menggerakkan dalam sebuah manajemen yang lebih baik, sehingga Gerakan Pramuka ini betul-betul nanti menjadi sebuah organisasi yang bisa membentengi generasi muda dari hal-hal yang negatif , ” terang Wabup Muqit Arief .

Di Kabupaten Jember ,  terdapat beberapa rating Pramuka yang sempat vakum kini semuanya sudah bangkit lagi .
“ Tinggal satu kecamatan yang belum dilaksanakan pelantikan . Semuanya sudah bangkit lagi , ” kata Wabup Muqit Arief .

Wabup Muqit Arief melanjutkan , beberapa Kwaran yang dalam pendataan keanggotaan mencapai 8.000 . Jumlah ini , sebetulnya kecil jika dibandingkan dengan jumlah keanggotaan Pramuka yang sesungguhnya .

Pada bulan Oktober 2019 nanti , Wabup Muqit Arief juga mengungkapkan ada beberapa difabel yang mengikuti rangkaian acara Pramuka di Banyuwangi .

(Nu2g)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman