Breaking

Kamis, 25 Juli 2019

ERWAN PURYONO PETUGAS BOS DISPENDIK AKAN SEGERA TINDAK TEGAS TERKAIT INFORMASI DARI KETUA UMUM MPN

H. Umar Wirohadi SH MH (Ketum MPN)

Peduli Rakyat News | Pasuruan,-Problematik peng SPJ an BOS ( Bantuan Operasional Sekolah ) baik yang di Sekolah Dasar maupun di Sekolah Lanjutan Pertama, baik Negeri maupun Swasta yang ada di kabupaten Pasuruan ini, seakan sulit untuk diperbaiki. Setiap pengumpulan SPJ, ada saja yang salah, terlambat mengumpulkan, lupa pembayaran pajaknya, atau pembelian yang tidak sesuai dengan RKA ( rencana kegiatan anggaran), dan bahkan ada yang tidak melaporkan SPJ Online. Padahal tidak melaporkan SPJ Online menurut juknis BOS tahun 2018 halaman 101 poin 4, sangsinya jelas tidak dapat dana BOS di termin berikutnya.

Hari ini tanggal 24 Juli 2019, pemerhati dunia pendidikan yang juga sebagai Ketua Umum Majelis Pers Nasional, H. Umar Wirohadi, SH,MM menemui Erwan P. bagian BOS di Sungram.

Setelah pertemuan tersebut Aba Umar menyampaikan kepada beberapa awak media yang sudah lama menunggu di luar bahwa kedatangannya ke Sungram di terima sangat baik oleh Erwan dan Erwin.

" Alhamdulillah kedatangan saya diterima sangat baik oleh pak Erwan dan pak Erwin, pak Erwan sangat berterima kasih kepada saya karena saya dipandang telah memberikan informasi dan masukan yang sangat baik untuk kemajuan pendidikan di kabupaten Pasuruan".

"Memang dalam monitoring BOS masih ada kendala kata pak Erwan, kendala yang pertama adalah keterbatasan tenaga ASN yang ada sekarang, dan yang kedua, keterbatasan anggaran, jadi bisanya hanya menunggu SPJ BOS yang dikirim dari lembaga dan sekali - kali turun untuk monitoring", kata Aba Umar.

Memang alumni LEMHANNAS RI ini sering mengkritisi di dinas pendidikan kabupaten Pasuruan. Bahkan beberapa bulan terakhir melaporkan ke Kejaksaan Negeri kabupaten Pasuruan terkait Rekayasa spj BOS dan Fee pembelian buku tema dan perpustakaan, yang sekarang oleh kasi pidsus sudah di kirim ke Inspektorat.

Ditambahkan oleh aba Umar, " Dan yang sangat saya banggakan bahwa Pak Erwan akan turun ke lembaga-lembaga yang bermasalah dalam waktu dekat ini, dan beliau mengatakan akan turun di lembaga yang ada di kecamatan Lekok dulu, baru di lanjut ke kecamatan Grati, lalu ke kecamatan yang lain yang ada di kabupaten pasuruan".
(MPN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman