Breaking

Selasa, 09 April 2019

PDAM LUMAJANG TAAT SETOR PAJAK

Ket.foto : M.Sholeh , S.Sos. Direktur PDAM Lumajang

Pedulirakyat news Lumajang – Kondisi PDAM Lumajang, Jawa Timur, terus membaik dan mengalami kemajuan pesat. Jika sebelumnya (tahun 2017) PDAM mendapatkan keuntungan/ laba bersih sebesar Rp 3.913.998.830, untuk tahun buku 2018 yang di update di tahun 2019, PDAM memperoleh laba bersih (sebelum dikurangi pajak) Rp 3.998.807.780 (hampir mencapai Rp 4 miliar.

“Kalau dibandingkan tahun 2017, ada peningkatan kurang lebih 85 juta”, ujar M. Sholeh, S.Sos, Direktur PDAM Lumajang.

Bukan hanya itu, tahun ini pula PDAM Kabupaten Lumajang mampu membayar pajak hampir Rp 1 Miliar (tepatnya Rp 840. 662.000). Kewajiban membayar pajak ini akan diserahkan ke kantor Pajak lewat Bank Jatim.

“Kita sudah melaporkan ke Owner PDAM, pajak itu insya Allah akan kita bayarkan hari Selasa ini”, pungkasnya.

Adanya peningkatan signifikan ini tidak lepas dari kerja sama yang baik dan kerja keras di internal PDAM. Pendapatan PDAM berasal dari air dan non air. Dari data yang ada, tahun 2018 ada peningkatan jumlah pelanggannya sebanyak 31. 457 unit SR tersebar di seluruh Kabupaten Lumajang.


Meskipun PDAM sudah tidak punya hutang, bisa menyetor PAD ke Pemerintah Daerah, dan mampu membayar pajak badan kas negara, gaji karyawan PDAM belum ada kenaikan.

“Tahun ini kami diminta untuk meningkatkan kinerja dulu, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan terkait dengan penyediaan air bersih. Usulan kenaikan gaji karyawan PDAM direncanakan tahun 2019, namun masih belum diperbolehkan  dengan alasan tersebut di atas”, ujarnya.

Para karyawan, tambah Sholeh, masih bersyukur karena tahun 2018 PDAM memperoleh laba. Sehingga mereka mendapat jasa produksi.

Jasa produks ini akan di keluarkan setelah mendapatkan persetujuan dari owner PDAM .( Santoso )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman