Kerabat dan Mantan pejabat di sultra dominasi Perwakilan di senayan

Ket foto :Kandidat Wakil sultra di senayan dominasi kerabat dan mantan pejabat

 Peduli Rakyat News | Sultra, Dalam pesta demokrasi untuk memilih wakil di parlemen baik kabupaten/kota, provinsi sampai senayan, khusus di provinsi sulawesi tenggara ini salah satu Lembaga survei The Haluoleo Institute (THI) merilis quick count atau hitungan cepat, terkait hasil pemilihan calon legislatik (Pilcaleg) DPR-RI serentak 2019. Khusus untuk hasil di bumi anoa.
Berdasarkan hasil perhitungan cepat (Quick Count) yang dirilis lembaga The Haluoleo Institute (THI) untuk Pilcaleg, dari enam kursi yang menjadi kuota Provinsi Sultra DPR RI, ini di isi oleh mayoritas wajah baru dan mantan kepala calon kandidat di pilgub sultra 2018 silam. Sementara incumbent yang mampu bertahan cuma dua yakni Ridwan bae (golkar) dan Tina nur alam partai nasdem ( pileg 2014 di PAN ).
Tiga mantan kepala dua diantaranya kontestan pilgub lalu adalah wajah baru dan satu incumbent juga mantan kepala daerah disalah satu kabupaten di Sultra. satu wajah baru merupakan putra dari salah satu kepala daerah aktif.
keempat wajah baru tersebut adalah mantan Bupati Kolaka Utara, Rusda Mahmud (PD) yang di pilgub berpasangan dengan LM. Syafei kahar, mantan Bupati Wakatobi dua periode Hugua ( cagub Asrun 2019) yang merupakan Ketua DPD PDIP Sultra, Kemudian mantan Bupati Konawe Selatan (Konsel), Imran. Selanjutnya, adapun satu figur anak muda yang tak lain putra Kerry S Konggoasa (Bupati Konawe) Fachry Pahlevi Konggoasa.

“incumbent yakni Ridwan Bae dan Tina Nur Alam,” ujar Direktur The Haluoleo Institut, Naslim Sarlito Alimin. Sementara
Dua incumbent lain Umar Arsal dari Partai Demokrat dan Khaerul Saleh dari Partai Gerindra tumbang.
Peraihan suara secara personal Parpol masing-masing, keenam figur Pilcaleg kali ini, yang berpotensi lolos ke senayan antara lain Fachry Pahlevi Konggoasa yang memiliki persentase tertinggi, dari total keseluruhan suara Partai Amanat Nasional (PAN) 76, 1%,
Demokrat Rusda Mahmud 61,7%,  Golkar Ridwan Bae 52,8 % Hugua 44,8 %, Nasdem Tina Nur Alam 37,9 % dan Gerindra H. Imran 43,2%

Ada yang menarik dari figur Rusda mahmud yang mampu mengungguli dua incumbent di lihat dari partai dan hubungan secara emosional dengan incumbent dari partai berbeda.

Penulis AR.

Posting Komentar

0 Komentar