Breaking

Selasa, 02 April 2019

Bupati Faida Jadi Petani di Tasyakuran Petik Padi Ambulu



Peduli Rakyat News | Jember,-Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR menghadiri acara Petik Padi Gapoktan Tirtomulyo diDesa Sabrang Kecamatan Ambulu , pada Sabtu siang 30 Maret 2019 . Kegiatan ini adalah buah sinergi kerjasama Kabupaten Jember dengan BNI dalam penyaluran kredit murah untuk meningkatkan kesejahteraan petani memperlihatkan hasilnya .

Kepala Desa Sabrang Ir. Subiyantoro menyampaikan manfaat kerjasama itu pada saat acara petik padi tersebut .
"Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, katanya saat memberikan pidato sambutan petik padi Gapoktan Tirtomulyo tersebut .

Lebih lanjut Subiyantoro menyampaikan bahwa petani yang mengakses fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) BNI , kurang lebih sebanyak 500 orang yang berasal dari sepuluh kelompok tani .
Untuk petik padi ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan para petani . Dan petik padi kali ini telah memasuki tahun ketujuh , ujarnya .

Subiyantoro menjelaskan bahwa untuk saat ini luas lahan garapan petani di Desa Sabrang sebesar 11.700 hektar . Luas itu dikelola oleh sepuluh kelompok tani , yang satu diantaranya merupakan kelompok tani perempuan yakni Kelompok Tani Dewi Sartika .

Sedangkan terkait produksi pertanian , Subiyantoro mengungkapkan setiap tahun rata-rata produksi padi di Desa Sabrang mencapai 10 ton per hektar . Sementara dari ubinan mencapai sekitar 12 ton .

Terakhir Ir. Subiyantoro menerangkan bahwa "Sesuai RPJMD Kabupaten Jember , bahwa ekonomi berbasis pada sektor pertanian . Kami sangat mendukung masyarakat Desa Sabrang," pungkasnya .

Dalam kesempatan itu , Bupati Faida menjelaskan kredit usaha rakyat yang dinikmati petani tanpa jaminan sertifikat tanah maupun rumah . Jaminan pertanian yang dia lakukan , bukan sertifikat tanah , bukan sertifikat rumah ," jelasnya .

Bupati Faida menjelaskan bahwa di era yang baru ini , maka yang bisa menjadi jaminan kredit bank termasuk kegiatan para petani .
Sesuai yang dicita-citakan para petani dan juga karena instruksi Presiden Jokowi , bahwa petani harus bisa mendapatkan bantuan modal tanpa jaminan surat surat berharga," jelasnya .Nu2g

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman