Breaking

Senin, 15 April 2019

Bupati Faida Blusukan Ke Sejumlah Pasar , Me-Warning Siapapun Oknum Yang Berani Jual Beli Kios Baru Akan Diproses Hukum

Foto : Bupati Faida berbincang dengan pedagang emas

Peduli Rakyat News | Jember,- Tiga pasar yang menjadi sasaran blusukan Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR , pada Minggu 14 April 2019 , dalam  kunjungan kerja ke pasar yang telah direhap ini untuk memastikan pedagang bisa segera menempati pasar baru .

Kunjungan Bupati Faida blusukan ke sejumlah pasar itu bersama sejumlah pejabat yaitu Pasar Kreongan , Pasar Gebang dan Pasar Mangli .
Kita pastikan datanya , supaya nanti waktu pindahan supaya tidak jadi huru hara , kata Bupati Faida kepada sejumlah wartawan di Pasar Mangli .
Foto : Bupati Faida melihat bangunan kios baru

Dalam kunjungan kerja kali ini lanjut Bupati Faida adalah juga untuk memastikan nantinya tidak ada pedagang berebut kios baru . Bupati Faida juga memastikan tidak ada jual beli kios kepada pedagang . Selain itu bupati menegaskan tidak menolerir bagi oknum yang melakukan praktek jual beli kios baru .

Bupati Faida menilai perlu skenario agar perpindahan tersebut juga menjadi momen untuk menata pasar tradisional lebih rapi , hal itu diungkapkannya setelah melihat secara langsung tiga pasar tersebut . Supaya pindahnya nanti tidak hanya sekedar pindah , melainkan ditata lebih rapi lagi , jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Faida mengatakan bahwa untuk penataan kios-kios dibagi khusus sesuai dengan jenis dagangannya , sehingga masyarakat mudah mencari kebutuhan sehari-hari . Misalnya jika mau mencari onderdil di sebelah mana dan sayur sebelah mana ? , jadi ada plot-plot khusus .

Dalam penataan ini dilakukan sesuai dengan jenis . Contoh seperti tadi (di Pasar Gebang , red) ada toko onderdil , itu kan tidak cocok bersebelahan sama sayur , nantinya kita akan tata dengan plot-plot tersebut , kata Bupati Faida .

Sisi lain dari bangunan baru dan penataan pedagang , langkah selanjutnya yaitu perbaikan manajemen pasar . Hal tersebut diantaranya meliputi kebersihan , pengelolaan  dan retribusi pasar .

Pada jaman yang sudah modern , pakai e-retribusi . Nanti ini semua pedagangnya punya kartu pedagang supaya hari itu bayar hari itu terdata , tegas bupati .

Bupati Faida menegaskan bahwa dengan e-retribusi diharapkan tidak ada keterlambatan setor . Diketahui pula data pedagang yang belum bayar dan untuk saat ini masih uji coba retribusi di tiga pasar , tegasnya .

Untuk pengelolaan sampah harus juga diperbaiki , supaya bangunan yang baru tidak kembali menjadi kumuh .  Nanti kita bina lebih lanjut , imbuh bupati .

Ada 12 pasar tradisional yang direhab pada tahun 2018 lalu , ada sekitar sembilan pasar yang dinilai sudah siap untuk dilakukan perpindahan . Untuk selanjutnya pada tahun 2019 ini , akan melanjutkan rehab untuk 15 pasar tradisional lainnya .

Untuk perpindahan pedagang dari tempat penampungan sementara ke kios baru akan dilakukan setelah pemungutan suara atau Pemilu 2019 nanti . Dalam kunjungannya itu, Bupati Faida mengajak berbincang para pedagang yang ada . Salah seorang pedang emas di Pasar Mangli mengaku sejak pembangunan pasar baru banyak pembeli yang datang .

Tidak hanya dengan pedagang , di Pasar Gebang Bupati Faida mengajak ngobrol seorang tukang becak.  Tukang becak itu pun menawari bupati untuk naik becaknya . "Nggak apa-apa ta, tanya bupati merespon tawaran tukang becak itu . Ya nggak apa-apa Mbak , jawab bapak tukang becak itu , yang disambut tawa orang di sekitarnya . Meski banyak yang tertawa , tukang becak itu terus saja berbicara dengan Bupati Faida . Setelah bincang - bincang dengan the tukang becak dan pedagang pasar lainnya , Bupati Faida melanjutkan tugas lainnya yang sudah menunggu .
Nu2g

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman