Breaking

Rabu, 27 Maret 2019

Seleksi Penerimaan Beasiswa 2019 , Digelar di Pendapa Wahyawibawagraha

Ket.foto : Kepala dinas pendidikan (baju batik) ikut menyeleksi paserta

Peduli Rakyat News , Jember
 Bertempat di Pendapa Wahyawibawagraha , Pemerintah Kabupaten Jember 26 Maret 2019 , memulai seleksi penerimaan beasiswa untuk kuliah di seluruh perguruan tinggi di Indonesia .
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Dr. H. Edy Budi Susilo, M.Si , menyampaikan , kegiatan seleksi ini akan berlangsung hingga 30 Maret 2019.

Menurut Edy Budi Susilo "Beasiswa ini memasuki gelombang kelima , untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Jember sudah bekerjasama dengan 121 perguruan tinggi negeri  dan swasta , terangnya di dalam pendapa . Sebelumnya , pemerintah telah memberikan lebih 7.000 beasiswa kepada mahasiswa yang kuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia , ujarnya .
Ket. Foto : Ratusan peserta seleksi beasiswa mengikuti tes wawancara

Untuk sementara tahun ini , Kabupaten Jember sudah ada sekitar 3.500 calon penerima beasiswa yang mengajukan permohonan kepada Bupati Jember . Seleksi bertempat di pendapa dan ada 25 pewawancara yang merupakan para pimpinan OPD dan sekitar 33 operator untuk menyeleksi penerima beasiswa pada tahun 2019 ini .

Edy Budi Susilo melanjutkan , setiap hari kita memanggil 700 peserta atau pemohon , baik melalui WhatsApp maupun telepon langsung , untuk memastikan yang bersangkutan itu terpanggil dan terkonfirmasi," terangnya .

Salah satu guru PAUD , Tutik Nurul Hidayati yang berasal dari Panti dan sedang berkuliah di IKIP PGRI Jember semester 2  mengatakan , pada bulan Agustus 2018 lalu ia mengajukan permohonan beasiswa . Dirinya berharap dengan mengikuti wawancara ini bisa mendapatkan beasiswa . Karena biaya kuliah yang mahal dan masih untuk biaya hidup dengan empat orang anak," tuturnya .

Tutik menambahkan program beasiswa ini sangat bagus karena program ini sangat membantu guru-guru yang ada , utamanya guru PAUD yang mayoritas orang desa .

Terakhir Tutik mengatakan bahwa para guru PAUD ini , memiliki penghasilan yang sedikit dan mereka dituntut untuk memiliki jenjang pendidikan minimal strata satu , pungkasnya
Nu2g.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman