Breaking

Selasa, 19 Maret 2019

Musrenbang Pemkab Jember Tahun 2020 Menjadi Musrenbang Inklusi

Ket Foto: Bupati Faida saat memberikan paparanya

Peduli Rakyat News | Jember,-Bertempat di aula PB Soedirman Pemerintah Kabupaten Jember , Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Jember tahun 2020 yang digelar hari Senin18 Maret 2019 , menjadi Musrenbang inklusi .

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR menyampaikan Musrenbang inklusi ini bahwasannya setelah melihat ada difabel yang ikut sebagai peserta dalam merencanakan pembangunan Kabupaten Jember tahun 2020 itu .

"Saya bersyukur karena Musrembang hari ini lebih lengkap lagi , karena Musrembang kabupatennya menjadi inklusi , ada perwakilan dari difabel , perwakilan lansia , perwakilan dari anak-anak , perwakilan  perempuan dan perwakilan masyarakat desa," kata Bupati Faida .
Bupati Faida juga berharap Musrembang ini bisa efektif , bisa mendengar , merangkum keinginan masyarakat , benar-benar memilih satu program yang dibutuhkan dan diinginkan masyarakat .
"Di tahun politik jangan sampai ada pemindahan-pemindahan titik (pembangunan) karena kepentingan politik . Sejatinya kepentingan masyarakat adalah fokus utama pembangunan," tegasnya .

Bupati Faida menjelaskan bahwa arah pengembangan Jawa Timur sinkron dengan misi Kabupaten Jember , Pada tahun 2020 , pembangunan Kabupaten Jember fokus pada Jember Mandiri , Jember Kuat dan Bersih .
"Artinya juga mandiri dari ekonomi . Ini saatnya dunia pertanian , perikanan , peternakan , menjadi kemandirian pangan .

"Sedangkan untuk UMKM dan ekonomi kerakyatan bisa bangkit , sehingga bantuan modal usaha dan akses pemasaran serta sinergisitas distribusi bersama pemerintah daerah bisa menjadi fokus utama,” jelas Bupati Faida .

Pada kesempatan itu juga , Kepala Bakesbangpol Provinsi Jatim Drs. Ec. Jonathan Judianto, MMT, menyampaikan forum Musrenbang Kabupaten mempunyai arti penting . Melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan melakukan penajaman , penyelarasan dan klarifikasi . Sehingga , mencapai kesepakatan terhadap Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten (RKPD) Jember tahun 2020 nanti .

Jonathan menambahkan bahwa sejarah penyelenggaraan pemerintah di Indonesia , mengalami perkembangan dan dinamika . Semula sentralistik berubah menjadi otonom . Namun , perubahan ini tidak membuat pemerintahan terkotak-kotak .

"Pembagian pemerintahan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dengan menanggalkan praktek ego sektoral . Pemerintah pusat dan daerah merupakan satu kesatuan yang tidak bisa berdiri sendiri," Jonathan menjelaskan .

Untuk itu , perencanaan pembangunan harus bersinergi antar-pusat dan daerah , dalam sistem penyelenggaraan pemerintahan dengan muara yang sama yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat , terang Jonathan .

Jonathan Judianto berharap hasil Musrembang terkait program kegiatan yang akan diusulkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar segera dimasukkan dalam aplikasi E-planning , untuk kemudian dibahas lebih lanjut di forum Musrenbang Provinsi Jawa Timur pada April 2019 di Surabaya .

Selama kepemimpinan Bupati Faida di Kabupaten Jember ini , seluruh indikator ekonomi dan kewilayahan sudah on the ride right. “Dalam perjalanan yang benar dan sangat bagus," tegas Jonathan .

Jonathan juga memberikan apresiasi luar biasa karena Bupati Faida sangat fokus , betul-betul mampu untuk menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Jember dari segala sisi
Nu2g

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman