Breaking

Kamis, 21 Februari 2019

Forum Masyarakat Perduli Banyuwangi (FNPB), Menolak Keras Adanya Banyuwangi Festival (Bifes).


Peduli Rakyat News - Banyuwangi, Dengan bertambahnya Banyuwangi festival (BiFes) setiap tahun, Forum Masyarakat Perduli Banyuwangi (FNPB) akan melakukan class ection. Menyiapkan 30 advokat untuk menggugat, Banyuwangi festival yang di duga prodak tidak ada manfaat bagi rakyat kecil. dan hanya menghambur hamburkan anggaran.

Ada sepuluh masyarakat litas profesi mengadu pada kami, Mereka menolak dengan adanya kegiatan BiFes. Kami sebagai lembaga dan juga advokat menerima  pengaduan mereka. "kami menyiapakan 30 pengacara untuk melakukan class ection/Gugatan pembatalan BiFes" kata Amrullah ketua FNPB kamis 21/02/2019.

Amrullah melanjutkan, "Banyuwangi festival di nilai pemborosan anggaran dan tidak ada manfaatnya. Anggaran BiFes bisa di manfaat untuk yang lain misalnya, pembangunan infrastruktur.
BiFes yang menikmati kalangan menengah keatas, masyarakat kecil belum bisa menikmati" Ungkap Amrullah.
"Di lihat dari angka pengangguran hampir 2000 orang menganggur. 101000 masyarakat miskin, ini data dari badan pusat statitik (BPS) Kab Banyuwangi. Anggaran BiFes mencapai angka 30 millard, anggaran itu bisa untuk kesejahteraan masyarakat. misalnya, seperti membangun jalan desa, Anggaran tiga puluh millard bisa untuk bangun jalan dengan panjang hampir 100km" Lanjutnya.

"Banyuwangi selama ini dalam olah raga belum ada prestasi, Mengapa anggaran yang di gerojok BiFes, Sedangkan anggaran olah raga sangat minim. Bagaimana bisa mencetak bakat olah raga. Kita siap debat dengan pemerintah kab Banyuwangi melalui dinas yang terkait tentang BiFes apabila di minta" tambahnya.

Sementar  tiem advokat Ripa'i mengatakan
"kita belum berkordinasi dengan 30 tiem advokat, Setelah kordinasi kita melakah apa yang jadi tujuan kita katanya" Dengan Singkatnya.

(Oye'x)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman