Breaking

Jumat, 04 Januari 2019

Bupati Jember dr. Hj. Faida,MMR, Berikan Bantuan Beasiswa Untuk Anak-anak Korban Bencana


Peduli Rakyat News, Jember | Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. kembali mengunjungi wilayah yang terkena dampak banjir di Kecamatan Kencong, Pada hari Kamis (03/01/2019), untuk memberikan bantuan kepada korban banjir Jember dan tsunami Palu serta gempa Lombok beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan berlangsung di SD Kraton 3 Kencong

Bantuan yang diberikan kali ini berupa beasiswa untuk anak-anak korban bencana banjir di wilayah Jember, sejumlah 324 siswa dari PAUD sampai SMA

Masing-masing anak mendapatkan bantuan beasiswa sebesar Rp. 1,2 juta. "Supaya anak-anak kembali bersekolah seperti sediakala," tutur Bupati.

Seragam dan buku pelajaran anak korban bannjir yang hanyut juga mendapatkan gantinya. Mereka mendapatkan peralatan dan seragan sekolah.

Bupati Jember Faida menjelaskan, para korban yang dikumpulkan di Kencong ini juga berasal dari Kecamatan Gumukmas. Bupati mengakui ada sebagian data korban banjir yang belum masuk, yang akan disusulkan berikutnya.

Selain memberikan bantuan kepada korban banjir di Jember, bupati juga memberikan bantuan kepada 17 korban tsunami Palu yang tersebar di 14 kecamatan di Jember. Serta satu orang korban gempa Lombok yang kembali ke Jember.

"Mereka juga mendapat bantuan dan beasiswa," terang bupati, seraya berharap anak-anak bisa kembali sekolah, belajar dengan tenang, dan bersemangat dengan bantuan yang diberikan pemerintah tersebut .

Bupati juga mejelaskan sekolah-sekolah yang mengalami dampak banjir juga mendapat pantauan supaya kegiatan belajar mengajar dapat pulih seperti semula

Selaian itu, Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan dua minggu tangkis yang jebol. Kini tangkis itu sudah selesai. "Terpenting bisa tertutup dulu, aman supaya warga bisa merasa tenang , kembali bekerja, dan berikutnya akan dievaluasi," terangnya.

Untuk sumur sumur warga, karena jumlahnya terlalu banyak, bupati memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyelesaikan pembersihan sumur-sumur warga sampai tuntas seperti sediakala. Air bersih adalah kebutuhan yang sangat mendasar. (Nung)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman