Breaking

Rabu, 19 Desember 2018

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna


Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Satuan TNI Terintegrasi Natuna di Pelabuhan Faslabuh TNI AL, Selat Lampa, Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (18/12/2018).

Panglima TNI menyampaikan bahwa peresmian Satuan TNI Terintegrasi Natuna ini merupakan langkah finalisasi, salah satu program perencanaan strategis jangka menengah untuk membangun kekuatan TNI yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal terhadap ancaman di perbatasan.

“Peresmian Satuan TNI Terintegrasi Natuna ini merupakan perwujudan kontinuitas gagasan. Perencanaannya melibatkan para perwira TNI lintas generasi, dari Mabes TNI maupun Mabes Angkatan. Pembangunan Satuan TNI Terintegrasi akan terus dilanjutkan di pulau-pulau strategis lainnya sesuai tahapan pembangunan di Renstra berikutnya,” tutur Hadi.

Panglima TNI menjelaskan bahwa kedepan Satuan TNI Terintegrasi direncanakan akan menjadi bagian dari Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) yang segera dibentuk.

Satuan TNI Terintegrasi saat ini masih berupa embrio, terdiri dari satuan TNI AD yaitu Batalyon Komposit yang diperkuat Kompi Zeni Tempur, Baterai Rudal Artileri Pertahan Udara dan Baterai Artileri Medan.

Sementara TNI AL selain Pangkalan TNI AL juga terdapat kompi Komposit Marinir dan fasilitas pelabuhan untuk mendukung operasional kapal perang yang beroperasi di sekitar perairan Natuna.

Sedangkan lanud TNI AU dilengkapi berbagai fasilitas seperti Hanggar Integratif dan Hanggar Skadron UAV (Unmanned Aerial Vehicle).

Lebih lanjut Marsekal Hadi mengatakan bahwa Satuan TNI Terintegrasi Natuna masih akan terus berkembang, sesuai peningkatan eskalasi ancaman.

Menurutnya, perencanaan ke depan dimungkinkan untuk menyempurnakan Satuan TNI Terintegrasi menjadi organisasi permanen dan terintegrasi dalam satu komando dan dilengkapi sistem kendali operasi berbasis kemampuan network centric warfare.

Mengakhiri sambutannya, Panglima TNI mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPR RI, Ketua DPD RI, Ketua Komisi I DPR RI dan Menteri Pertahanan RI serta Kementerian dan Lembaga terkait atas dukungan secara kelembagaan, sehingga pembangunan Satuan TNI Terintegrasi ini dapat terlaksana sesuai harapan.

“Begitu pula kepada para pejabat kewilayahan, gubernur Kepulauan Riau, bupati Natuna, para mitra kerja dari kalangan militer maupun sipil, para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat,” ulas Hadi.

Teks: Puspen TNI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman