Breaking

Minggu, 16 Desember 2018

BABINSA DANUKUSUMAN MONITORING KEGIATAN KENAIKAN TINGKAT PENCAK SILAT PUTRA ASWAJA



Pencak silat merupakan suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Nusantara. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailandselatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Surakarta,16 Desember 2018 Pukul  08.00 WIB, Serka Fitalis Erwan dan Koptu Tito Babinsa Koramil kel Danukusuman 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta menghadiri acara kenaikan tingkat /sabuk pencak silat purta aswaja di SDN Danukusuman Kel Danukusuman kec Serengan Kota Surakarta.

Dalam sambutanya Babinsa menyampaikan agar Seni bela diri ini bisa di kembangkan dan di aplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, dengan Keahlian, ketrampilan dan keuletan, dan jangan sampai di salah gunakan karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Pencak silat putra aswaja ini adalah bagian dari pencak silat Pagar Nusa yang ada dikota Surakarta. Pencak silat ini berbasis akan keagamaan yang sangat kuat dengan didasari oleh aliran keagamaan NU. Dalam penyampaianya Bp Munir selaku sesepuh NU di Kel. Danukusuman sekaligus tokoh masyarakat menghimbau supaya dengan keahlian pencak silat ini agar jangan sombong dan emosi tapi tetap waspada dan rendah hati. Dalam kegiatan ini di hadiri 80 orang putra dan putri. dan Selama kegiatan dapat berjalan aman dan lancar.

(Pen)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Halaman